Ikuti!! Mizanstore Blog Review Competition

Apakah teman-teman disini ada yang pernah berbelanja di toko buku online mizanstore ? Kalau sudah pernah yuk ikuti kompetisi review blog dari Mizanstore. Berikan testimony dan ulasan tentang Pengalaman teman-teman berbelanja lewat mizanstore. Jika beruntung bias mendapat hadiah jutaan rupiah!!😱😱. Lumayan buat khilaf buku lagi, eh, buat tambahan bertahan hidup, (anak kos) tuh. Hehe.

Aku pernah belanja di toko buku online mizanstore gak ya ? Bentar cek dulu,
Ehm, waktu promo cuci gudang 2017 kayaknya aku beli deh ? Apa aja ya. Ya sudah simak aja dulu cara dan ketentuannya dibawah ini. Yuukk diramaikan.

Mizanstore Blog Review Competition

SYARAT DAN KETENTUAN MIZANSTORE BLOG REVIEW COMPETITION #MIZAN35

  1. Kompetisi blog review Mizanstore ini GRATIS, tanpa biaya pendaftaran.
  2. Periode MIZANSTORE BLOG REVIEW COMPETITION berlangsung mulai 10 April 2018—10 Mei 2018.
  3. Pemenang kompetisi akan diumumkan pada tanggal 17 Mei 2018.
  4. Kompetisi ini diperuntukkan bagi semua Blogger di Indonesia yang bebas menggunakan platform blog apa pun, seperti Blogspot, WordPress, Tumblr, domain pribadi, dsb.
  5. Satu peserta boleh menulis beberapa artikel di beberapa blog. Makin banyak nulis, makin besar kesempatan memenangkan lomba!
  6. Blog yang digunakan untuk mengikuti kompetisi ini tidak boleh mengandung unsur pornografi, SARA, penipuan, dan unsur negatif lainnya yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia.
  7. Peserta TIDAK DIPERKENANKAN menyalin konten dari blog milik peserta lain, mulai dari tulisan, orisinalitas gambar, hingga gaya pembahasan yang sama persis.
  8. Peserta WAJIB like Mizanstore di Facebook sebagai tanda keikutsertaan.
  9. Peserti WAJIB follow Mizanstore di Instagram dan Twitter sebagai tanda keikutsertaan.

CARA MENGIKUTI MIZANSTORE BLOG REVIEW COMPETITION #MIZAN35

1. Buat judul artikel semenarik mungkin. Isinya juga harus menarik, ya.

2. Artikel ulasan tentang Mizanstore ditulis di blog pribadimu dengan ketentuan minimal 300 kata.

3. Isi di dalam artikel ulasan harus mencantumkan frasa “toko buku online Mizanstore”. Contohnya “Belanja murah dan mudah di toko buku online Mizanstore”.

4. Tema tulisannya adalah “segala hal yang berkaitan dengan pengalaman belanjamu di Mizanstore.”

Kamu dapat menulis banyak hal, mulai dari pengalamanmu ketika membeli buku di Mizanstore.com, pengalaman membuka website Mizanstore melalui ponsel, pengalaman mengikuti pre order di Mizanstore, pengalaman menelepon CS Mizanstore, dan masih banyak hal lainnya. Kamu juga bisa menuliskan harapanmu mengenai Mizanstore.com di masa mendatang.

5. Kamu tidak perlu melakukan pendaftaran. Silakan isi data ini jika kamu sudah selesai menulis, ya.

Isi link-nya di sini http://bit.ly/blogreviewMizan35.

Sumber: blog mizanstore@mizanstore


Yogyakarta, 12 April 2018

Si 74maludin

Advertisements

Mengenal Ragam Kopi di Indonesia

Indonesia memiliki variasi jenis kopi yang bermacam-macam. Tidak hanya untuk konsumsi masyarakat sendiri, kopi juga telah menjadi salah satu komoditi andalan ekspor.Bahkan untuk level internasional nama Indonesia sudah menjadi ciri produk tersendiri. Semoga postingan ini bisa memberi sedikit pengetahuan buat teman-teman, selamat membaca.

mengenal ragam kopi indonesia
mengenal ragam kopi Indonesia

Saat ini Indonesia menduduki peringkat ke-3 sebagai produsen kopi terbanyak setelah Brazil dan kolombia. Besar produksi kopi rata-rata sekitar 600 ribu ton setiap tahunnya. Beberapa negara tujuan ekspor kopi dari Indonesia bisa dilihat di Lima (5) Negara dengan Tujuan Ekspor Kopi Indonesia Terbesar Tahun 2016. Terdapat empat jenis kopi dari Indonesia yang terkenal yaitu Arabica, Robusta, Liberika, dan Exelsa. Daerah-daerah yang dikenal sebagi penghasil kopi terbaik di Indonesia diantara Kopi Gayo, Kopi Toraja, Kopi Flores, Kopi Jawa, dan Kopi Kintamani (Bali).

Yuk, mengenal juga daerah-daerah penghasil kopi terbaik!

1. Kopi Gayo

kopi gayo1
Tentang Kopi Gayo- Aceh

Tanah Gayo merupakan salah satu daerah dataran tinggi di Aceh yang terkenal keeksotisannya. Selain itu tanah Gayo juga tenar dengan Kopinya yaitu kopi Gayo. Ciri khas kopi Gayo ialah tingkat kekentalan yang lebih ringan dengan tingkat keasaman yang seimbang. Cara penyajian kopi dari Aceh ini didasarkan dari kebiasaan masyarakat Aceh yaitu dengan cara diseduh dulu di dalam panci sampai mendidih. Kemudian disajikan dalam gelas yang telah diisi dengan susu dan gula.

2. Kopi Jawa

kopi jawa
Tentang Kopi Jawa

Varian utama dari kopi Jawa yaitu Arabika dan Robusta. Jenis kopi yang ditanam di Jawa Tengah umumnya adalah kopi Arabika, sedangkan yang ditanam di Jawa Timur (Kayu Mas, Blewan, dan Jampit) umumnya kopi Robusta termasuk di daerah Jember dan Banyuwangi dengan perkebunan besarnya. Ciri khas kopi Jawa di antaranya adalah memiliki tingkat aroma yang bagus, kekentalan yang medium, dan rasa yang seimbang. Tujuan ekspor utama kopi jenis ini adalah Amerika Serikat dan Eropa.

3. Kopi Kintamani

kopi kintamani_bali
Tentang Kopi Kintama

Kintamani adalah nama kecamatan di daerah tingkat II, kabupaten Bangli, Bali. Ternyata di Kintamani juga terdapat sentra perkebunan kopi yang terkenal dengan nama kopi Kintamani. Kopi Kintamani memiliki biji yang besar, memiliki tingkat kekentalan serta keasaman dengan tingkat sedang. Ada dua varian rasa dari kopi Kintamani yaitu rasa jeruk (lemony) dan floral. Kopi yang dibudidayakan di pegunungan Kintamani dengan sistem pengairan subak ini memiliki tingkat produksi 2.000–3.000 ton per tahun. Tujuan ekspor utama kopi Kintamani adalah Jepang, Eropa, beberapa daerah Arab, dan Australia.

4. Kopi Flores

 

kopi flores
Tentang Kopi Flores

Daerah di sebelah selatan Indonesia ini juga memiliki kopi khas yang dikenal sebagai Kopi Flores. Ciri khas kopi Flores adalah memiliki kekentalan yang tinggi dengan tingkat keasaman yang rendah. Kopi Flores berasal dari daerah Bajawa memiliki dua rasa yakni rasa cokelat dan vanilla dengan caramel alamiah, Bajawa adalah daerah dataran tinggi di pulau Flores, Nusa Tenggara Barat. Tujuan ekspor komoditas ini adalah ke Amerika Serikat.

5. Kopi Toraja 

 

kopi toraja
Tentang Kopi Toraja

Kopi Toraja memang sudah terkenal dimana-mana, bahkan sudah dipakai menjadi salah satu varian merk kopi instan. Ada perbedaan menyolok dari kopi Toraja ini yakni tidak meninggalkan rasa pahit dan memiliki sensasi rasa pahit akan hilang pada tegukan pertama. Rasa kopi Toraja terbagi menjadi dua; rasa khas Tanah dan hutan dengan kandungan asam rendah. Kopi ini ditanam di pegunungan Toraja Utara dan Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Tujuan ekspor kopi Toraja adalah Jepang dan Amerika Serikat.

Nah itu adalah berbagai kopi daerah dari Indonesia yang mendunia. Saya sendiri baru pernah menyeduh dari bubuk asli itu Kopi Toraja. Memang rasanya itu istimewa 😊😊😊.  Ah jadi ketagihan ingin nyeduh lagi, apalagi malam ini. Ada yang mau beliin?

Sumber: @kementan


Yogyakarta, 11 April 2018

Si 74maludin

 

 

 

 

Empat Macam Landasan Filosofi Pendidikan dalam Musyawarah

“Dalam setiap rapat atau musyawarah guru akan selalu seru. Ini terjadi karena masing-masing guru menggunakan dasar filosofinya masing-masing.” tutur dosen kurikulum saya.Macam landasan filosofis pendidik dapat dilihat menjadi empat macam, sebagai berikut;

  • Perenilisme

Golongan ini adalah golongan “perindu masa lalu”. Orang-orang yang berfilosofi ini adalah orang-orang yang biasanya telah berhasil di masa lalu sehingga sering menggunakan cara yang sama ketika dia berhasil dulu.

Contoh: guru yang memilih mengajarkan Microsoft XP karena dirinya ahli di software itu.

  • Esensialisme

Golongan ini adalah golongan orang yang berpikir “cukup mengajarkan yang inti saja” yaitu mengajarkan yang diperlukan saat ini.

Contoh: sekarang mayoritas komputer menggunakan Windows 7 maka yang diajarkan adalah operasi menggunakan Windows 7.

  • Rekonstruksivisme

Golongan ini adalah golongan pemikir masa depan, apa yang akan terjadi di masa depan itu yang perlu diajarkan.

Contoh: Memilih Windows 10 dengan update terbaru karena itu yang akan booming.

  • Progresivisme

Golongan ini adalah golongan yang menggabungkan esensialisme dan rekonstruksivisme. Tetap perlu untuk mengajarkan dasar-dasar keilmuan tetapi juga memberikan pengetahuan tentang apa yang nantinya akan berkembang.

Contoh: mempelajari sejarah Windows sampai generasi terbaru, tetapi diunggulkan yang sekarang.

Untuk mencapai pendidikan yang terbaik diperlukan kombinasi dari empat cara pandang tersebut. Dalam setiap musyawarah guru harus dipikirkan tentang kesemuanya dan  menentukan metode serta materi terbaik yang perlu dilakukan. Pada setiap mata pelajaran berbeda pula cara pendekatannya, misalnya untuk mapel sosial maka pendekatan rekonstruksivis itu lebih diutamakan karena keilmuannya akan terus berkembang. Sedangkan untuk mata pelajaran sains dasar perenialisme mungkin pendekatan yang baik, tetapi tinggal metode mengajarkan yang disesuaikan dengan kondisi siswa sekarang. Kuncinya adalah musyawarah dengan memandang semua filosofis dalam menentukan materi ajar peserta didik.

Catatan kuliah ini saya tuliskan berdasarkan ingatan materi kuliah Pengembangan Kurikulum. Kebetulan catatan itu hilang dan ini sisanya 😭😭😭.


Yogyakarta, 6 April 2018

Lintang Fajar

 

 

Penulisan Singkatan dan Akronim Menurut PUEBI

1. Singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik pada setiap unsur singkatan itu.

Contoh;PUEBI

A.H. Nasution → Abdul Haris Nasution

M.Hum. → magister humaniora

Kol. Darmawangsa → Kolonel Darmawangsa

2. a. Singkatan yang terdiri atas huruf awal setiap kata nama lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, lembaga pendidikan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.

Contoh:

NKRI → Negara Kesatuan Republik Indonesia

b. Singkatan yang terdiri atas huruf awal setiap kata yang bukan nama diri ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.

Contoh;

SIM → Surat Izin Mengemudi

3. Singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti dengan tanda titik.

Contoh;

hlm. → halaman

sda. → sama dengan di atas

ybs. → yang bersangkutan

4. Singkatan yang terdiri atas dua huruf yang lazim dipakai dalam surat-menyurat masing-masing diikuti oleh tanda titik.

Contoh:

a.n. → atas nama

d.a. → dengan alamat

u.b. → untuk beliau

u.p. → untuk perhatian

s.d. → sampai dengan

5. Lambang kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik.

Contoh;

Cu → kuprum

kVA → kilovolt-ampere

Rp → rupiah

6. Akronim nama diri yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.

Contoh;

BIG → Badan Informasi Geospasial

PASI → Persatuan Atletik Seluruh Indonesia

7. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital.

Contoh;

Bulog → Badan Urusan Logistik

Mabbim → Majelis Bahasa Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia

8. Akronim bukan nama diri yang berupa gabungan suku kata ditulis dengan huruf kecil.

Contoh;

iptek → ilmu pengetahuan dan teknologi

rudal → peluru kendali


Sumber : PUEBI

Sidorejo – Kebumen, 29 Desember 2017

Lintang Fajar

Fikir Kuwi Pepadhang Dino

7. Fikir Kuwi Pepadhang Dino

What a man takes in by contemplation,

that he pours out in love.”

Hasil perenungan seorang adalah

karya nyatanya dalam kasih.

Meister Eckhart (1260-1328)

Pemikir Asal jerman

Fikir, Fiqr, Eling, Manekung, Merenung, atau meditasi, itu…

Bukan pekerjaan sembarang orang

Ini adalalah pekerjaan mereka yang sudi menjelajahi kedalaman jiwanya. Ini adalah pekerjaan mereka yang mau mencari makna kehidupan, bukan sekadar menjalaninya saja. Ini adalah pekerjaan mereka yang siap untuk memberi arti pada kehidupannya.

Untuk mengalir bersama kehidupan

Leluhur kita mengajak kita untuk berhenti mengalir dan merenung: “Untuk apa hidup ini ? Apa tujuan hidupku ? Aku datang dari mana ? Aku sedang menuju apa ? Aku siapa ?” Tidak semua orang bisa berhenti sejenak untuk menoleh ke dalam diri. Mereka yang bisa melakukannya disebut para pemikir dalam arti para perenung. Mereka adalah pencari makna hidup. Mereka siap untuk mewarnai hidup mereka sesuai dengan warna – warni mereka sendiri.

Fikir kuwi pepadhang dino: Berpikir itu Pelita Hati.

Sumber : Krishna, Anand. 2012. Javanese Wisdom; Butir – Butir Kebijakan Kuno bagi Manusia Modern. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

 Perpus Pusat UNY, 12 Desember 2017

Lintang Fajar