Catatan Kelas: Bimbingan Kejuruan 1

Kelas bimbingan Kejuruan pertama diadakan pada tanggal 4 September 2018.

Oleh: Mutaqin, Drs., M.Pd,M.T.

Aku hanya mencatat sebagian kecil alias poin-poin yang menarik bagiku saja, jadi catatan kelas ini paling sedikit. Bapaknya banyak sekali bercerita dan berceramah sampai-sampai aku bingung mana yang perlu dan tidak perlu. Heuheu, biasa anak teknik kan tidak suka terlalu basa basi atau akunya yang tidak suka bertele-tele ya ? whatever aku kurang jago mendengarkan ceramah Panjang.

Perbedaan bimbingan dan konseling.

Bimbingan: bersifat preventif (pencegahan)

Konseling: bersifat kuratif (pengobatan) disertai diskusi.

Konseling pasti bimbingan dan bimbingan belum tentu konseling.

Perbedaan bimbingan konseling, bimbingan karir, dan bimbingan Kejuruan.

bimbingan konseling: mengarahkan siswa untuk lebih mandiri

  • self understanding
  • self acceptance
  • self direction
  • self realizing

bimbingan karir: membantu siswa memahami masa lalu dan masa depannya.

bimbingan Kejuruan: membantu siswa memilih pekerjaan.

Padanan bimbingan Kejuruan: Vocational Guidance. 

Bimbingan Kejuruan pertama kali dicetuskan pada tahun 1925.

Bimbingan Kejuruan merupakan bagian dari Pendidikan Teknologi Kejuruan.

LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) dalam keadaan terjepit karena sekarang semua sarjana dapat menjadi guru tanpa harus mengambil kuliah di jurusan kependidikan. Para sarjana dari jurusan murni (jurusan non-kependidikan) tetap mampu menjadi guru. Toh, keduanya baik lulusan kependidikan maupun bukan untuk menjadi guru harus melewati sertifikasi PPG (Pendidikan Profesi Guru). Ini menjadi dilemma LPTK dan sedikit tumpeng tindih aturan Pendidikan. Oleh karena itu, sewajarnya para Mahasiswa dari jurusan-jurusan kependidikan meningkatkan kekuatan keilmuwan agar mampu bersaing dengan non-kependidikan dalam penguasaan keilmuwan, di bidang teknis khususnya untuk anak SMK.

Bimbingan Kejuruan membantu siswa untuk memiliki kesadaran diri, membantu menempatkan kerja siswa, dan beradaptasi dengan lingkungan sehingga membentuk karakter andal.

Ada dua macam pekerjaan: halus, pekerjaan yang membutuhkan kepandaian dan keahlian pikiran; kasar, pekerjaan yang membutuhkan tenaga, biasanya di bidang penghasil produk; pekerjaan semi halus atau semi kasar, perpaduan keduanya.

Permasalahan kerja sekarang salah satunya adalah perlindungan kerja. Seorang pembimbing Kejuruan harus mampu memberikan rekomendasi pekerjaan yang mempunyai perlindungan pekerjaan. Selain itu, juga harus mampu untuk memberi saran kepada siswa mengenai kualifikasi yang harus dipunyai oleh dirinya jika ingin bekerja di bidang tertentu. Banyak kasus eksploitasi pekerja karena tidak adanya bimbingan dari penyedia mengenai perlindungan tenaga kerja serta minimnya informasi yang didapatkan pekerja. Misalnya kasus eksploitasi tenaga kerja: para TKW yang berangkat ke luar Negeri tanpa dibekali skill (kemampuan) yang mumpuni sehingga banyak yang pulang hanya tinggal nama.

Banyak juga pekerjaan yang sudah tidak bias gender bahkan menjadi satu topik menarik di industri. Contoh; tenaga kerja di industri garmen banyak diisi oleh tenaga kerja perempuan yang pada praktiknya membutuhkan banyak tenaga. Sementara chef alias di koki yang identic dengan perempuan justru lebih banyak yang terkenal dari kalangan laki-laki. Adakah yang tahu fenomena ini ? atau penelitian terkait hal ini ?

Tugas:  Mencari permasalahan ketenagakerjaan disertai saran


Yogyakarta, 6 September 2018

74maludin

 

Advertisements

Jurusan Program Sarjana (S1) di Universitas Gajah Mada (UGM)

Beda universitas, beda pula kebijakan penamaan jurusan dan program studi-nya. Sebelumnya saya sudah memberitahukan jurusan-jurusan di UNY kali ini giliran tentangganya yaitu Universitas Gajah Mada (UGM). Sebelumnya saya mohon maaf karena saya bukan mahasiswa UGM jadi kalau ada yang salah, mohon maklum.

Pertama kali saya lihat di situs seleksi masuk UGM semua pilihan program sarjana sudah diplotkan sesuai fakultas masing-masing. Perbedaannya UGM tidak menggunakan nama “Jurusan” sebagai lembaga dibawah fakultas diatas program studi, nama yang digunakan di UGM adalah “Departemen”. Bahkan di beberapa fakultas hanya memiliki satu program studi, namun itu sudah mencakup jenjang S1, S2, dan S3. Nah yang saya bahas hanya untuk jenjang Sarjana saja khusus yang mau masuk UGM.

 

Program Studi Sarjana di UGM2
Program Studi Jenjang Sarjana Lengkap

 

  1. Fakultas Biologi
    • Program Studi Biologi
  2. Fakultas Farmasi
    • Program Studi Farmasi
  3.  Fakultas Hukum
    • Program Studi Hukum
  4. Fakultas Filsafat
    • Progam Studi Filsafat
  5. Fakultas Kedokteran Hewan
    • Program Studi Kedokteran Hewan
  6. Fakultas Psikologi
    • Program Studi Psikologi
  7. Fakultas Peternakan
    • Program Studi Ilmu dan Industri Peternakan
  8. Fakultas Kehutanan
    • Program Studi Kehutanan
  9. Fakultas Kedokteran Gigi
    • Progam Studi Kedokteran Gigi
    • Program Studi Higiene Gigi
  10. Fakultas Kedokteran
    • Program Studi Gizi dan Kesehatan
    • Program Studi Ilmu Keperawatan
    • Program Studi Pendidikan Dokter
  11. Fakultas Ekonomika dan Bisnis
    • Departemen Akuntansi
      • Program Studi Akuntansi
    • Departemen Ekonomi
      • Program Studi Ekonomi
    • Departemen Manajemen
      • Program Studi Manajemen
  12. Fakultas Teknologi Pertanian
    • Program Studi Teknik Pertanian
    • Program Studi Teknologi Industri Pertanian
    • Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
  13. Fakultas Geografi
    • Program Studi Kartografi dan Pengindraan Jauh
    • Program Studi Geografi Lingkungan
    • Program Studi Pembangunan Wilayah
  14. Fakultas Ilmu Budaya
    • Program Studi Antropologi Budaya
    • Program Studi Arkeologi
    • Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea
    • Program studi Bahasa dan Sastra Indonesia
    • Program Studi Pariwisata
    • Program Studi Sejarah
    • Program Studi Sastra Arab
    • Program Studi Sastra Inggris
    • Program Studi Sastra Perancis
    • Program Studi Sastra Jepang
    • Program Studi Sastra Jawa
  15. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
    • Program Studi Ilmu Hubungan Internasional
    • Program Studi Ilmu Komunikasi
    • Program Studi Manajemen dan Kebijakan Publik
    • Program Studi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan
    • Program Studi Politik dan Pemerintahan
    • Program Studi Sosiologi
  16. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 
    • Program Studi Kimia
    • Program Studi Matematika
    • Program Studi Statistika
    • Program Studi Fisika
    • Program Studi Geofisika
    • Program Studi Ilmu Komputer
    • Program Studi Elektronika dan Instrumentasi
  17. Fakultas Pertanian
    • Departemen Budidaya Pertanian
      • Program Studi Argonomi
    • Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
      • Program Studi Proteksi Tanaman
    • Departemen Mikrobiologi Pertanian
      • Program Studi Mikrobiologi Pertanian
    • Departemen Perikanan
      • Program Studi Akuakultur (Perikanan)
      • Program Studi Manajemen Sumber Daya Akuatik
      • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Departemen Sosial Ekonomi Pertanian
      • Program Studi Ekonomi Pertanian dan Bisnis
      • Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
    • Departemen Ilmu Tanah
      • Program Studi Ilmu Tanah
  18. Fakultas Teknik
    • Departemen Arsitektur dan Perencanaan
      • Program Studi Arsitektur
      • Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota
    • Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi
      • Program Studi Teknik Elektro
      • Program Studi Teknologi Informasi
    • Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika
      • Program Studi Teknik Nuklir
      • Program Studi Teknik Fisika
    • Departemen Teknik Mesin dan Industri
      • Program Studi Teknik Mesin
      • Program Studi Teknik Industri
    • Departemen Teknik Geodesi
      • Program Studi Teknik Geodesi
    • Departemen Teknik Geologi
      • Program Studi Teknik Geologi
    • Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan
      • Program Studi Teknik Sipil

Demikian Program Studi dan departemen (bukan jurusan) yang ada di UGM. Adakah yang ingin kuliah di sana ?

 

Program Studi Sarjana di UGM
Pilihan Prodi Sarjana Berdasar Fakultas

Sumber: um.ugm.ac.id, ugm.ac.id


Yogyakarta, 12 April 2018

Si 74maludin

Program Studi Sekolah Vokasi UGM 2018

Prodi Sekolah Vokasi UGM
Prodi Sekolah Vokasi UGM

Setelah kemarin saya membagikan informasi Daftar Jurusan dan Program Studi di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun 2018 kali ini saya mencoba memperkenalkan program studi yang ada di Sekolah Vokasi UGM untuk Ujian Masuk UGM 2018.

Diploma 3 Jalur Saintek

  • Pengindraan Jauh dan Sistem Informasi Geografi
  • Pengelolaan Hutan
  • Agroindustri
  • Kesehatan Hewan
  • Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
  • Teknologi Instrumentasi
  • Komputer dan Sistem Informasi
  • Teknik Geomatika
  • Teknik Mesin
  • Teknologi Listrik
  • Teknik Sipil
  • Meteorologi dan Instrumentasi

Khusus untuk teknologi industri ada kerja sama Ikatan Dinas PLN bersama Sekolah Vokasi UGM 2018 silakan bagi yang minat dilihat.

Diploma 4 Jalur Saintek

  • Teknologi Rekayasa Internet
  • Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat
  • Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil

Diploma 3 Jalur Soshum

  • Akuntansi
  • Ekonomi Terapan
  • Manajemen
  • Pariwisata
  • Kearsipan
  • Bahasa Jepang
  • Bahasa Korea
  • Bahasa Inggris

Diploma 4 Jalur Soshum

  • Pembangunan Ekonomi Kewilayahan

Informasi seleksi masuk UGM bisa dicek di um.ugm.ac.id.

Sumber: um.ugm.ac.id


Yogyakarta, 10 April 2018

Si 74maludin

Catatan Kuliah Kurikulum: Debat untuk Memperluas Sudut Pandang Peserta Didik

Ada satu strategi untuk mengajarkan kepada peserta didik agar mereka memiliki pandangan yang lebih luas. Strategi ini saya dapatkan ketika mengikuti perkuliahan Pengembangan Kurikulum 6/4/18 oleh Bapak Soeharto. Beliau berbagi cerita semasa belajar di Amerika Serikat jenjang pascasarjana tentang bagaimana suasana perkuliahan di Amerika sana. Kalau saya tidak salah dengar beliau pernah di ajar oleh Bruner (apakah itu psikolog ternama Jerome Bruner ya ? Kagak tahu, dan tidak saya tanyakan 😔). Berikut strategi pak dosen Bruner itu, ceritanya:

Setiap kelas pak dosen Bruner akan dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama dosen memberikan sebuah kasus, misalnya Ujian Nasional apakah perlu ? lalu menanyakan kepada mahasiswa;

  • “Siapa yang setuju terhadap dengan agenda tersebut ?” Beberapa mahasiswa mengacungkan jari.
  • “Siapa yang tidak setuju dengan agenda tersebut?” Beberapa mahasiswa mengacungkan tangan jari.
  • Sisanya adalah orang yang tidak mengacungkan jarinya.

Dari dua kelompok yang mengacungkan jari diplotkan kembali menjadi tiga kelompok;

  1. Kelompok Pro.

    Kelompok ini berisi mahasiswa yang setuju bahwa Ujian Nasional perlu diadakan. Diletakkan di sisi kiri atau kanan saling berhadapan dengan kelompok kontra.

  2. Kelompok Kontra.

    Kelompok ini berisi mahasiswa yang tidak setuju bahwa Ujian Nasional perlu diadakan. Diletakkan di sisi kiri atau kanan saling berhadapan dengan kelompok pro.

  3. Pengamat.

    Sisa mahasiswa yang tidak memilih menjadi kelompok ini. Tugasnya adalah menjadi moderator, notulensi, dan menarik kesimpulan. Tugas pelengkap dalam sebuah debat.

sketsa mengajar debat
sketsa posisi kelompok. maaf berantakan 🙏(buatan sendiri)

Sesi pertama dimulai dengan pengaturan seperti diatas. Dilanjutkan dengan sesi berikutnya kelompok pro dan kontra ditukar. Setelah sesi kedua, jika masih ada waktu bisa dirotasi kelompoknya.

Tujuan utama dari strategi mengajar seperti ini adalah peserta didik mampu melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang sehingga ketika di masyarakat mereka mampu melihat keadaan dari berbagai maca perspektif kehidupan.

Satu strategi mengajar menarik telah aku arsipkan. Menunggu di praktikkan. 😊😊😊.


Yogyakarta, 7 April 2018

Lintang Fajar

Empat Macam Landasan Filosofi Pendidikan dalam Musyawarah

“Dalam setiap rapat atau musyawarah guru akan selalu seru. Ini terjadi karena masing-masing guru menggunakan dasar filosofinya masing-masing.” tutur dosen kurikulum saya.Macam landasan filosofis pendidik dapat dilihat menjadi empat macam, sebagai berikut;

  • Perenilisme

Golongan ini adalah golongan “perindu masa lalu”. Orang-orang yang berfilosofi ini adalah orang-orang yang biasanya telah berhasil di masa lalu sehingga sering menggunakan cara yang sama ketika dia berhasil dulu.

Contoh: guru yang memilih mengajarkan Microsoft XP karena dirinya ahli di software itu.

  • Esensialisme

Golongan ini adalah golongan orang yang berpikir “cukup mengajarkan yang inti saja” yaitu mengajarkan yang diperlukan saat ini.

Contoh: sekarang mayoritas komputer menggunakan Windows 7 maka yang diajarkan adalah operasi menggunakan Windows 7.

  • Rekonstruksivisme

Golongan ini adalah golongan pemikir masa depan, apa yang akan terjadi di masa depan itu yang perlu diajarkan.

Contoh: Memilih Windows 10 dengan update terbaru karena itu yang akan booming.

  • Progresivisme

Golongan ini adalah golongan yang menggabungkan esensialisme dan rekonstruksivisme. Tetap perlu untuk mengajarkan dasar-dasar keilmuan tetapi juga memberikan pengetahuan tentang apa yang nantinya akan berkembang.

Contoh: mempelajari sejarah Windows sampai generasi terbaru, tetapi diunggulkan yang sekarang.

Untuk mencapai pendidikan yang terbaik diperlukan kombinasi dari empat cara pandang tersebut. Dalam setiap musyawarah guru harus dipikirkan tentang kesemuanya dan  menentukan metode serta materi terbaik yang perlu dilakukan. Pada setiap mata pelajaran berbeda pula cara pendekatannya, misalnya untuk mapel sosial maka pendekatan rekonstruksivis itu lebih diutamakan karena keilmuannya akan terus berkembang. Sedangkan untuk mata pelajaran sains dasar perenialisme mungkin pendekatan yang baik, tetapi tinggal metode mengajarkan yang disesuaikan dengan kondisi siswa sekarang. Kuncinya adalah musyawarah dengan memandang semua filosofis dalam menentukan materi ajar peserta didik.

Catatan kuliah ini saya tuliskan berdasarkan ingatan materi kuliah Pengembangan Kurikulum. Kebetulan catatan itu hilang dan ini sisanya 😭😭😭.


Yogyakarta, 6 April 2018

Lintang Fajar