(NFI) Menjadi Penonton

images

Sumber : images.google.co.id

Selama ini aku selalu melihatmu, akulah sang penonton itu. Mulai dari saat pertama kita dan terakhir kali bertemu digedung serbaguna SMA N 2 Kebumen tahun 2011. Mengingatmu berdiri menyampaikan orasi dengan semangat menggebu, rasa iri itu terus ada sampai kini. Maafkan aku yang meninggalkan amanah bersama.

Aku menyaksikan berbagai aktivitas kesibukanmu di berbagai organisasi yang kau ikuti. Kompetisi yang kau arungi, peta persaingan dan semangat yang kau tunjukkan sejak SMA sampai dirimu diterima oleh Perguruan Tinggi di kaki gunung Slamet, Purwokerto. Kuikuti kisahmu bertarung di PIMNAS, kompetisi karya ilmiah dan terakhir penelitian eucheuma cottoni. Akan terus aku saksikan dan kudoakan semua perjuanganmu.

Semua itu, aku hanya sebagai penonton. Aku hanya bisa berkomentar. Sekarang kau istirahatlah sejenak dan saksikan diriku bermain. Maaf jika aku tidak bisa menceritakan semua kisahku.

Aku si Lintang Fajar, yang merindukanmu. Sabarkah kau Azifah N menunggu dan menyaksikanku bermain ? dan suatu ketika, kita habiskan waktu untuk mengisahkan perjalanan kita masing – masing, menguraikan, memilah, mempersepsikan, kemudian menyusun dan menyatukannya menjadi satu lembar mozaik takdir Tuhan.

 

di kaki Eiffel dalam blue moment senja.

Sebuah impian bersamamu, Sidorejo, Ambal, Kebumen
2 September 2017, Lintang Fajar

Advertisements