Pameran Perguruan Tinggi Kedinasan 2017

IMG-20171209-WA0001

Kuy buat adik – adik, teman – teman atau yang punya kenalan anak kelas 12 SMA/SMK dan ingin melanjutkan kuliah ada Pameran Perguruan Tinggi Kedinasan. Bagi Sebagian orang -biasanya- memiliki seseorang yang sekolah di kedinasan memberikan nuansa / gengsi tersendiri. So, acara ini wajib diikuti. Terutama bagi yang bermukim di Area Jawa Tengah khususnya Semarang dan sekitarnya. Ikuti acaranya;

Acara : Pameran Perguruan Tinggi Kedinasan 2017

Hari/Tanggal : Kamis, 28 Desember 2017

Waktu : 08.00 WIB – 14.00 WIB

Tiket Masuk : Gratis

Tempat : Balai Mas Pardi, PIP Semarang, Jalan Singosari No 2A, Semarang.

Diikuti oleh perguruan tinggi;

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP), Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Politeknik Maritim Negeri Indonesia (PoliMARIN), STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik), Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP), Politeknik Kesehatan (Poltekkes), Politeknik Imigrasi (POLTEKIM), Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), Politeknik Keuangan Negaran (PKN) STAN, Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ), Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), Sekolah Tinggi Maritim dan Transport (Stimart) AMNI

Silakan bagi agan – agan yang membutuhkan.

 

Yogyakarta, 11 Desember 2017

Lintang Fajar

 

Advertisements

Agenda Wisata Jogjakarta Bulan Desember 2017

Ketika ingin mengunjungi tempat wisata pastinya kita harus tahu seluk beluk wisata di daerah tersebut agar semakin meriah kegitan yang kita ikuti. Buat teman – teman yang membutuhkan informasi mengenai agenda wisata bulan desember 2017 di Jogjakarta bisa dilihat disini. Acara ini disusun oleh Departemen Pariwisata Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Agenda Wisata Des 17-page-001
Agenda Wisata Deppar Pemda DIY bulan Desember 2017

Bagi teman – teman yang ingin berwisata ke Jogjakarta silahkan untuk melihat agenda diatas agar bisa disesuaikan dengan jadwal kunjungan dan wisata ke Jogjakarta. Pastikan kunjungan wisata yang teman – teman rencanakan bersesuaian dengan agenda diatas. Buat yang ingin membuat vlog ini informasi yang penting. Atau yang mau studi kebudayaan juga perlu banget nih.Jadikan liburanmu mengesankan dengan informasi yang relevan dan kegiatan yang menyenangkan karena JOGJA MEMANG ISTIMEWA !

Puskom UNY, 9 Desember 2017

Lintang Fajar

 

Pengalaman Mendaftar Relawan (RN)

Ceritanya waktu itu aku lagi jalan – jalan di masjid Mujahidin UNY. Lah abis solat aku iseng – iseng baca – baca brosur terus nemu ginian.

‪+62 857-4332-4243‬ 20171207_131944
Versi Pendek Pendafatan Relawan Nusantara Jogja

Penasaran dengan isinya, aku langsung bertekad ingin ikut. Memang sudah lama aku ingin ikut organisasi relawan. Dulu pernah daftar nama doang di ACT tapi tidak ada follow up dari sana jadi ya nggak jadi. Kali ini aku akan mencobanya lagi, prinsipku toh belum tentu diterima. Tidak ada salahnya mencoba siapa tahu inilah jalanku.

Melalui pendaftaran online aku mengikat niat untuk berjuang. Google docs yang aku harus isi sampai empat halaman tiada akhir. Harus mengisi tethek bengek, menu yang paling kece sewaktu harus memberikan pernyataan kepribadian. Sudah lama aku tidak berkenalan dengan organisasi yang menyentuh tipe kepribadian dalam proses recruitment-nya. Satu hal yang saya aku tahu bahwa google docs bisa amat kece dengan menampilkan statistik para pelamar. Katro ? Emang, namanya juga baru pertama liat. Sayangnya aku tidak punya bukti screenshot-nya.

Lanjut ke proses Tes Wawancara. Periode pertama yang hari Ahad aku tidak bisa datang jadinya ikut yang susulan hari Senin. Kalo yang awalnya di SD Juara jaraknya sekitar 5 km dari kosan, yang kedua ini jaraknya 6 km ke barat di TPA Ar Rahman, Trihanggo, Gamping, Sleman. Di siang bolong, hampir pukul 11.00 aku berangkat melewati jalanan sepanjang selokan mataram yang panas banget bung. Kenapa pula aku mau berpanas – panas macam begini ? “Panas, udah nyerah deh mana lokasinya aneh loe belom pernah kesitu,” bisik diriku. “Cari aktivitas, menjadi relawan kan salah satu cita – citamu, to ?” bisikan lain bermain di pikiranku. Dengan niat yang jelas kulangkahkan saja melawan panas terik matahari, ceilah. Nah selewat jalan Magelang mengikuti google maps aku ikut di jalan blusukan kampung Trihanggo situ. Ya Ampun, aku tidak menyangka kalau masuk pelosok kampung bahkan ada tulisan jalan buntu segala yang tidak buntu. Momen terakhir melewati jembatan di atas sungai dengan kiri kanan tanpa pengaman. Yuhu, untuk orang yang tidak bisa berenang agak gimana – gimana itu. Mana saya pake sepeda ini, jadi lebih berasa efek panas dan blusukan-nya.

Sampailah di lokasi TPA. Berdasar kesepakatan jadwal yang maksimal jam 11.15 aku sampai di jam 11.28 dan masih di terima. Ulu-ulu-ulu. Ya Tuhan, budaya kerja mepetku masih saja kulestarikan, hehehe. Setelah solat dzuhur, baru di lanjutkan.

Pertama, aku harus mengisi tes tertulis. Tes terlulis dibagi dalam empat topik; 1) Topik syahadat dengan penerapan sehari – hari. Oh iya, Relawan yang aku daftar ini adalah Relawan dari Rumah Zakat jadi mengkiblatkan Islam sebagai basisnya, dengan inspirasi dari Al Quran surat At Taubah ayati 41. 2) Topik tentang Kerelawanan, Apakah aku pernah menjadi relawan ? Tentu saja belum, daftar satu aja dulu gak berlanjut. Lalu apa yang aku tahu tentag Relawan Nusantara (RN), ada berapa banyak cabang RN, hari relawan, dsb pokoknya tentang Relawan. Ini adalah pertanyaan yang aku sukai, karena jelas jawabannya “Aku tidak tahu” di awal syaratnya harus jujur tidak boleh membuka mesih pencari, yah begitulah aku. LOL. Memang aku tidak mencari profil mereka sebelumnya, karena aku hanya ingin menjadi relawan, titik. 3) Topik tentang Kebencanaan, bagaimana mengantisipasi bencana, mitigasi bencana, pertolongan pertama, dsb. Wah aku sudah lupa – lupa ingat teorinya dulu di SMA, kalau praktik belum pernah, hiks hiks. Kok berasa ilmu Palang Merah Remaja (PMR) itu penting yah. 4) Topik tentang pemberdayaan masyarakat, jujur ini stage yang aku tidak begitu sukai. Untuk orang yang kesulitan bersimpat dan berempati sepertiku, berbicara tentang kepedulian adalah hal yang menyesakkan. Justru karena inilah aku ingin menjadi relawan. Aku tidak menjadi robot. Akan tetapi, tetap aku tidak mau menjadi pionir sosial bung.

Selesai Tes tertulis, lanjut tes lisan. Di Wawancara ini si pewawancara mas — (aku lupa namanya) dan mbak kiki memberi intro kalau wawancara ini adalah untuk mengetahui tentang “siapasih aku itu ?”. What ? Bener – bener memang seharusnya begitu tujuan wawancara. Ada yang bilang kalau mau lolos harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, tapi kalau aku tidak wawancara saja, tampilkan diri kita apa – adanya, biarkan mereka yang menilai apakah aku layak berkerja sama dengan mereka atau tidak. Tidak ada trik – trik untuk menipu atau mencitrakan diriku. Kalau prinsip saya bisa diterima, itu berarti memang bisa kerja sama, kalau tidak ya sudah. Si keras kepala ini, kacau dah. Lalu tibalah ke pertanyaan yang menjengkelkan “Coba ceritakan tentang dirimu” Jujur aku tidak punya ide untuk “menjual” diriku jadi “Aku tidak terbiasa menceritakan diriku, aku mending ditanya aja” Begitulah. Terjadilah proses wawancara sampai menyangkut soal pacara dan rokok segala. Kukatakan dengan jelas, “aku adalah orang sederhana, simpel, membawa sesuatu atau hubungan seseorang yang rumit, bukan tipeku”. Pertanyaan menjengkelkan kedua adalah membandingkan kepentingan “Jika di saat yang sama harus menghadiri sebuah kegiatan yang sama – sama penting mana yang akan di dahulukan, apaplagi di kedua posisi sebagi pimpinan ?” tanyanya. Kujawab “Aku akan mencari yang mempunyai nilai pertanggung jawaban tertinggi.” Aku bisa juga jawab begitu ya ? Aku sendiri bingung darimana jawaban itu, itu hanya reflek respon jawaban terbaik yang bisa aku berikan saat itu. Hehehe.

Selesai sudah Tes & Wawancara hari itu Senin, 4 Desember 2017. Tinggal menunggu hasil. Mantengin Instagram-nya Relawan Nusantara Jogja buat tahu nasibku. Hasilnya tanggal 6 Desember 2017 sudah keluar.

25005189_1962471314012961_2443995803430158336_n_LI

Nama Asliku M. Jamaludin. tapi please panggil nickname-ku. 😅😅😜. Lintang Fajar.

Kos Kana 10, 9 Desember 2017

Lintang Fajar

Kegagalan Hubungan (Rabu Gegana – Gelisah Galau Merana)

“Dan terjadi lagi kisah lama yang terulang kembali

ku terluka lagi dari cinta rumit yang ku jalani

aku ingin merasa kau mengerti aku mengerti kamu

aku ingin kau sadari cintamu bukanlah dia

dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu

karena separuh aku dirimu”

Lagi – lagi terjadi, wahai kau Ubuntu cintaku. Mengapa kau lakukan itu kepadaku ?

Exif_JPEG_420

Aku tidak tahu bagaimana perasaanmu kepadaku. Akan tetapi, sore hari ini kau begitu tega kepadaku. Oh Ubuntu. Aku kaget sekali ketika kau mengeluarkan logo yang tidak biasa, lambang Ubuntu di sebelah kanan dengan tulisan “Welcome to administrators-Latitude-E6230”. Awalnya aku tenang, dengan memasukkan user login dan passwordku maka semuanya akan beres, aku isi dengan username terakhir dan kata kunci yang benar. Berkali – kali kau tolak, kucoba semua kombinasi yang pernah aku gunakan, dan kau juga masih menolaknya. Apa yang sebenarnya terjadi denganmu ? Oke kali aja dengan ku restart  kau berhenti ngambek  dan mau menyambutku dengan senyuman biasamu, but  untuk kedua kali kau memberi raut muka baru yang belum ku jumpai.

Exif_JPEG_420
the system is running in low-graphics mode

Apaan itu ? “The system is running in low-graphics mode” Apakah dirimu sudah begitu sebalnya dengan diriku ? Ada seseorang yang menasehati untuk menjamu dengan ctrl + Alt + F1. Kucobalah untuk dirimu, dan efeknya;

Exif_JPEG_420
terminal tty1

Sebuah jendela terminal tty1, dengan style login seperti muka pertama, kucoba – coba juga dengan berbagai kombinasi obat username masih saja kau bergeming. Sedemikian bencikah kau denganku ? Tak mau lagikah kau bersamaku ?

Padahal sedari awal aku membeli laptop ini, khusus aku persiapkan untukmu. “Distro Linux”. Berdasarkan reviewer berbagai kalangan DELL adalah produk laptop yang mampu “bermesraan” dengan Linux. Begitupun harapanku, aku ingin ber-taaruf, mengenalmu dengan sempurna, lalu menikahimu untuk seluruh hidupku. Tega-teganya kau mematahkan harapanku sekarang.
Lihatlah yang telah keluargamu lakukan kepadaku ketika kubawa mahar Dell Latitude 6230 ini !

Continue reading “Kegagalan Hubungan (Rabu Gegana – Gelisah Galau Merana)”

Masalah – masalah Saat Memasang Aplikasi di Ubuntu melalui Terminal

Terkadang dalam pemasangan aplikasi di Ubuntu melalui terminal dijumpai kesalahan pemasangan atau error di prosesnya. Aplagi bagi teman – teman yang baru saja belajar Ubuntu maupun turunannya masalah – masalah error pasti menjadi tantangan tersendiri. Hal ini terjadi karena berbagai alasan diantaranya; paket rusak (broken packages), karena kesalahan repository, terkunci prosesnya, dll. Contoh masalah terjadi serta cara mengatasinya;

  1. Mengatasi Error could not get lock /var/lib/dpkg/lock/

Ini terjadi karena ada proses lain yang terkunci dalam suatu file. Screenshot from 2017-12-06 12-54-15

Terlihat dalam kasus diatas ketika saya mau memasang firmware b43 ada masalah yang terjadi berupa

E: Could not get lock /var/lib/dpkg/lock – open (11: Resource temporarily unavailable)

E: Unable to lock the administration directory (/var/lib/dpkg/), is another process using it ?

Cara yang saya lakukan adalah dengan memberi perintah penghapusan file tersebut.

sudo rm -r /var/lib/dpkg/lock

dan voila. berhasil.Setelah itu tinggal ulangi lagi proses pemasangannya.

Screenshot from 2017-12-06 12-54-15
Task done

2. Mengatasi error /var/chache/apt/archives/lock

Ketika saya sedang memperbaiki depencies packages tahu – tahunya muncul pesan

E: Could not get lock /var/cache/apt/archives/lock

Screenshot from 2017-12-06 14-44-50
/var/chache/apt/archives/lock

Solusi yang saya pakai masih sama seperti yang tadi yaitu menghapus proses yang terkunci, bedanya pada file target yang akan dihapus. Perintahnya

sudo rm -r /var/cache/apt/archives/lock

seperti perintah diatas dan itu berhasil lagi. Hehehe.

3. Mengatasi error dependency problem prevent configuration

Aku mencoba untuk memasang dropbox ada masalah dependencies. Seperti biasa, kalau memasang dropbox memang selalu begini. pesan error-nya;

dpkg: depencdency problems prevent configuration of dropbox

dpkg: error processing package dropbox

Screenshot from 2017-12-06 14-45-24
error depencies

solusinya adalah dengan memperbaiki package serta dependencinya. Perintah andalanku;

sudo apt install -f

Screenshot from 2017-12-06 14-45-32
sudo apt install -f

Ubuntu akan secara otomatis memperbaikinya proses pemasangannya “instalasinya” sendiri. Setelah proses perbaikan selesai, masukan kembali perintah yang dimaksudkan sebelumnya. Karena proses pemasangan yang aku kehendaki adalah pasang dropbox maka saya memasukkan kembali perintah pemasangan dropbox.

 

Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi. Untuk masalah lain, akan saya update sesuai masalah yang ditemui. Kalo mau komentar silakan aja sih.

Hehehehe.

Referensi :

Memperbaiki paket rusak di Ubuntu

mengatasi error /var/lib/dpkg/lock

 

Perpus pusat UNY, 6 Desember 2017

Lintang Fajar

Ubuntu nge-blank Terpaksa Install Ulang

Kisahku sedihku di malam hari ini. Jadi tadi siang aku lagi ngotak – atik DE (Desktop Environtment) di ubuntu. Aku tertarik sama DE yang kelihatan lebih menarik dari Unity yaitu gnome. Pada awalnya aku berhasil install DE gnome itu, tampilanpun berubah lebih cantik, lebih tertata, minimalis, dan kesan bersih.

(kiri : Unity — kanan : Gnomefrom google”)

Sudah menjadi terlihat manis, eh setelah aku matikan “shutdown” dan kubuka lagi malam tadi sekitar pukul 22-an nge-blank. Ia hanya mau menampilkan sebuah layar kosong polos berwarna jingga kebiruan, tak ada kursor, tak ada tulisan, tak ada gambar apapun, just a color. Niatnya sih mau nulis update blog malah begitu. Ada juga kakaknya si Windows 10 tapi kalau harus tethering hotspot di kosan kan kesedot sama Windows update, mengjengkelkan :sad:, bikin males berinternet pake Windows 10 di kosan. Udah mengikuti beberapa prosedur; diantaranya

ketik di terminal :

sudo pkill -u nama_user

lah mana bisa aku masuk ke terminal, login aja gak bisa :cry:. Akhirnya aku siasati masuk ke recovery mode Ubuntu dan masuk ke akses root shell prompt. Aku mencoba menggunakan perintah diatas dan gagal. Tidak ada respon sama sekali. Perintah lain yang aku coba

sudo apt dist upgrade

menurunkan upgrade dari system. tak bisa juga. Cari perintah lain.

sudo apt remove gnome

sudo apt remove gnome-shell

logikaku saat itu, jika aku menghapus sistem DE gnome maka secara otomatis Ubuntuku akan memilih Unity sebagai defaultnya. Satu hal yang bodoh aku lakukan adalah jelas – jelas tertulis di bagian paling atas “read only” artinya hanya bisa membaca tidak dapat mengeksekusi. Pesan ketiganya sama yaitu Error.

Belum putus arang aku coba masuk ke mode filesafeX di recovery mode. Menurut keterangan sistemnya itu adalah tentang masalah graphic hasilnya sama, ada dua perintah yang dijalankan setelah itu blank juga.

Teknik lain melalui boot-repair dengan memanfaatkan live USB, cara ini juga aku coba. Setelah masuk live USB dan kucoba memasang boot-repair entah apa yang salah, gagal ending-nya error pesannya.

Kadung “telanjur” sebal, aku langsung pasang “install” ulang kembali ubuntu 16.04.3-ku. Beruntung Ubuntu itu gratis sehingga aku bisa bongkar pasang berapa kali pun. Hehehe. Ada menu yang baru dalam proses pemasangan, yaitu

Erase disk and reinstall Ubuntu

Kelihatannya menarik, memasang ulang Ubuntu di partisi yang sama seperti sebelumnya, tidak perlu mengatur ulang tabel masing – masing partisi. Kucoba saja. Memang lebih mudah, tapi hal yang tidak kusangka adalah metode ini menyisakan partisi home di Ubuntuku yang lama, sehingga ada partisi baru yang tidak aku inginkan.

 

 

Screenshot from 2017-12-06 00-32-48
Partisi home lama yang tidak terlebur ke home baru.

Sepertinya aku harus mengatur ulang partisinya dengan Gparted. Yah itu nanti.

 

Pelajaran yang aku dapat;

  1. Kalau sudah nyaman dengan DE “sesuatu” tidak perlu sering – sering diotak – atik. Perubahan itu perlu, tapi tidak terlalu sering. Toh kebutuhanku belum oprek Ubuntu lagi. Hehe
  2. Akan lebih baik kalau fitur autologin tidak diaktifkan, sehingga ada menu untuk ganti DE secara manual.

Sekian ceritaku dini hari ini. Mungkin ada yang mau mengoreksi ?

 

Kos Argulo, 6 Desember 2017

Lintang Fajar

Cara Termudah Mengatasi Wifi (Driver Broadcom) yang Tidak Bekerja pada Ubuntu 16.04

Saya membuat tutorial ini berdasarkan pengalaman pribadi yang mana setelah saya menginstall Ubuntu 16.04 ternyata wifi-nya tidak terdeteksi. Waktu itu saya mencari solusi di berbagai forum dan saya menemukan banyak sekali cara yang bisa dilakukan. Tutorial ini adalah cara termudah diantara banyak cara lain yang lebih ribet. Hehehe. 😀 😀 😀

1. Sebelum menginstall driver kita harus tahu hardware yang wireless yang kita gunakan. Ketikkan perintah lspci di terminal untuk mengecek spesifikasi hardware.

lspci

Selection_006

terlihat di terminal kalau hardware yang saya terdapat di laptop saya adalah Broadcom dengan seri BCM43288. Seri ini juga sering disingkat menjadi BC43xx.

 

2. Cara pertama adalah dengan menginstall paket instalasi .deb. Berikut saya kasih installer offline.

b43-fwcutter  

atau eksplor installernya di b43-fwcutter for Ubuntu 16.04.

Sudah tahu cara install paket .deb bukan ? Kalau belum ikuti tutorial berikut ini. Pada Instalasi Ubuntu yang pertama hanya dengan memasang paket diatas wifi saya sudah berjalan. Setelah saya pasang (install) ulang Ubuntu saya, cara pertama tidak bisa lagi entah kenapa error.

 

3. Cara kedua dengan memasang driver melalui terminal. Perintahnya

sudo apt install firmware-b43-installer

Jika tidak mempunyai koneksi internet, bisa dicoba membuat koneksi internet dengan bluetooth seperti yang saya lakukan. Caranya ikuti tutorial berikut.

Mudah bukan ? Itu berdasarkan pengalaman. Mohon maaf kalau kurang jelas, silahkan komentarnya.

Kos Kana 10, 4 Desember 2017

Lintang Fajar